Ekstrakurikuler Badminton merupakan wadah bagi siswa untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya bulu tangkis. Melalui kegiatan ini, siswa dapat berlatih secara rutin sesuai jadwal yang telah ditentukan, sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan melalui kegiatan berorganisasi.
Ekstrakurikuler Karate merupakan salah satu kegiatan di sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam seni bela diri karate. Melalui kegiatan ini, siswa akan mempelajari berbagai teknik dasar, seperti pukulan, tendangan, dan blok, serta memahami strategi dan taktik yang digunakan dalam pertandingan karate. Selain meningkatkan keterampilan bela diri, eskul Karate juga membantu siswa membangun disiplin, konsentrasi, rasa percaya diri, dan sportivitas.
Ekstrakurikuler Pramuka merupakan kegiatan yang bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Secara umum, Pramuka tidak hanya beraktivitas di lingkungan sekolah, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan di tingkat kabupaten maupun provinsi. Kegiatan eskul biasanya dilaksanakan setiap hari Jumat, dan di dalamnya siswa akan mempelajari berbagai teknik kepramukaan, keterampilan kepemimpinan, kedisiplinan, serta kemampuan kerja sama. Selain itu, pembelajaran sering dibagi sesuai bidangnya, sehingga siswa dapat memperdalam minat masing-masing.
Ekstrakurikuler PMR adalah kegiatan sekolah yang bertujuan mengasah keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan edukasi terkait kesehatan dan keselamatan. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk sigap, terampil, dan mampu bekerja sama dalam situasi darurat maupun kegiatan kemanusiaan. Dalam latihan PMR, kegiatan biasanya bergantian antara pemberian materi dan praktik langsung, sehingga anggota dapat memahami teori sekaligus menguasai keterampilannya.
Ekstrakurikuler Taekwondo adalah kegiatan bela diri di sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan fisik, teknik, serta mental disiplin siswa. Dalam eskul ini, siswa akan mempelajari berbagai teknik dasar Taekwondo seperti tendangan, pukulan, tangkisan, serta memahami strategi dan taktik dalam pertandingan (kyorugi) maupun seni gerak (poomsae). Taekwondo juga melatih fokus, ketahanan tubuh, sportivitas, dan rasa percaya diri melalui latihan yang terstruktur dan bertahap.
Ekstrakurikuler IRMA (Ikatan Remaja Masjid) merupakan kegiatan keagamaan di sekolah yang bertujuan membina pemahaman, pengamalan, dan karakter islami bagi para remaja. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memperdalam nilai-nilai keislaman sekaligus membangun kebersamaan dan akhlak yang baik. Dalam kegiatan IRMA, siswa biasanya mengikuti berbagai aktivitas yang dipandu oleh guru pembimbing, mulai dari penguatan spiritual hingga pengembangan bakat di bidang seni islami.
Ekstrakurikuler Karawitan adalah kegiatan seni musik tradisional Jawa (dan daerah lain di Nusantara) yang menggunakan gamelan sebagai alat utamanya. Dalam ekskul ini, siswa belajar memainkan berbagai alat musik tradisional serta memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Karawitan tidak hanya mengajarkan keterampilan bermain musik, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap seni tradisional Indonesia.
Ekstrakurikuler Paskibra merupakan wadah bagi siswa yang memiliki minat dalam bidang kepemimpinan, kedisiplinan, dan patriotisme. Melalui kegiatan ini, siswa berlatih secara rutin sesuai jadwal yang ditentukan, sekaligus membangun rasa tanggung jawab, disiplin, kekompakan, serta semangat cinta tanah air.
Ekstrakurikuler Pencak Silat adalah kegiatan bela diri yang mengembangkan kemampuan fisik, teknik pertahanan diri, serta mental disiplin siswa. Dalam ekskul ini, anggota dapat memilih fokus latihan sesuai minat karena Pencak Silat memiliki dua kategori utama.